Sunday, December 25, 2011

MIRAS PUTIH ITU BERNAMA : “CAP TIKUS”

Oleh : Pettarani
Manado, 7 Agustus  2010



Gbr.Miras (minuman keras)
Miras akronim minuman keras. Dikatakan keras sebab  miras  mengandung alkohol ( CnH2n+1OH') yang tak lain merupakan sari patih tumbuhan, buahan atau bijian. Minum miras dalam jumlah lebih akan memabukkan, kalau sering menenggak akan membuat sorang  bergantung padanya (kecanduan)  yang bisa menghakhiri hidupnya. 

Cap Tikus  

Cap tikus adalah nama sebuah minuman keras asli Minahasa, Sulut.Di Maluku,miras jenis ini dikenal dengan nama Sopi (dari bahasa Belanda, Zoopje), yang berarti alkohol cair. Waranya putih bening,dengan kadar alkohol berkisar 70-80%.Cairan yang memabukkan ini bersumber dari pohon aren (enau) yang tumbuh liar di hutan-hutan tropis.Orang Minahasa menyebutnya pohon sehoatau pohon mana (nawa-nawa) kata orang Maluku tetangga dekata Monahasa.

Konon pasukan marinir Belanda mendarat  di Manadoawal tahun 1900. Beberapa minggu setelah mereka di bumi Minahasa , mereka kehabisan stok miras. Apa nyana, pengen mabuk, mereka  mencari miras , terutama khas Eropa; Bolls, Jenewer, dan Whisky. Cari punya cari mereka tak menemukan minuman yang mereka inginkan.Peluang ini ditangkap oleh pedagang Cina Manado. Akhirnya  mereka mencari  dan mengumpulkan "seguer" asli (arak atau ballo kata orang Makassar) ke dalam botol dari penduduk di  kampung-kampung .

Kepada  serdadu Belanda yang sudah kebelet ingin teler, pedangang Tionghoa Manado menyodorkan minuman alkohol kemasan botol   made in Inlander ; "Cap-Tikus".Sejak saat itu minuman alkohol khas Miahasa ini dikenal dengan nama cap-tikus .

Zat gula (glukosa) banyak  dikandung oleh buah, sayur bijian. Glukosa  ini oleh pembuat Cap Tikus  diubah menjadi alkohol dengan cara  fragmentasi (peragian) .Melalui proses ini  setiap  bakteri dan ragi akan  mengubah gula tadi menjadi etanol (alkohol). Air sadapan dari  pohon aren  dicampur dengan bubuk akar husor (agar aren  tidak menjadi gula ketika diproses menjadi Sopi). Aren yang bercampur bubuk husor tadi  lalu   dimasak dalam tungku kedap udara. Uap nya yang telah berubah menjadi zat cair bening  dialirkan ke dalam batang bambo di tampung dalam botol. Nah jadilah ia   Sopi atau Cap Tikus siap saji. Sederhana sekali. 

Intoxication atau Mabuk

Bagi mereka yang tidak akrab miras,meneggak alkohol meski dalam jumlah sedikit,  memang bikin puyeng kepala .Namun akan mabuk kepayang jika   berani mengkonsumsi dalam jumlah lebih. Jalannya tertatih-tatih, tubuhnya lemas  dan kalu ngomong, omongannya ngelantur campur jorok tanpa sadar.

Alkohol yang masuk ke tubuh  akan diserap darah .Darah yang beralkohol tadi kemudian menuju  ke otak,    di mana  sistem saraf pusat  ada disana. Kita tahu bahwa sistem saraf pusat otak berfungsi mengontrol hampir semua fungsi tubuh (berjalan, berlari,beridiri, bahkan sampai seorang  tidur dsb).Karena adanya alhokol dalam jumlah  berlebihan misalnya,  menyebabkan perubahan besar di otak.

Fungsi kontrol otak  tak bekerja maksimal. Hasil proses ini disebut  "intoxication"(mabuk ) ; terhuyung-huyung, kehilangan koordinasi serta tidak sadar dengan ucapannya. Kadang pula  membuat orang bingung atau mengalami disorientasi (Kidshealth, Edisi Senin (5/7/2010).

Lebih jauh Professor Kirk Wilhelmsen, sebagaimana dilansir oleh BBC News mengatan,"Sebagian besar alkohol yang dikonsumsi sampai ke otak melalui enzim yang diperintah oleh "gen CYP2E1" pada kromosom 10. Kuat dugaan bahwa, gen tersebut  yang menjadi penentu apakah seseorang akan segera mabuk atau tidak". Kata lain gen CYP2E1 memabukkan anda jika ia kebanjiran alkohol. 

Kecanduan

Sebagai reaksi atas masuknya alkohol, otak akan meningkatkan pelepasan "dopamin" (salah satu "neurotransmiter" otak)  yang berperan dalam komunikasi antar sel saraf. Dopamin yang dilepas otak sebagai reaksi atas masuknya alkohol berefek menimbulkan perasaan nyaman dan memberi ketenangan. Pada saat tidak mengonsumsinya, kadar dopamin pada otak  akan menurun sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, gelisah, pusing, sedih bahkan mengalami  stress. Kenikmatan yang ditimbulkan oleh dopamin inilah  yang dituduh selaku troublemaker, penyebab    mengapa seorang terus menerus menenggak alkohol (alkoholic) seakan sulit untuk meninggalkannya.

Ya,  dopamin akan melahirkan "craving' (kecanduan) dan terbukti hal   ini direkam oleh otak (di sini dopamin tengah berubah menjadi azab Allah). Sehingga seorang yang telah cukup lama meninggalkan alakohol, ketika ia melihat kembali  alkohol didepan meja, air liurnya ke luar disusul munculnya kenikmatan-kenikmatan imajinatif di benak. Jika seorang tidak mampu menahan  godaan alkohol,  kemudian ia menenggak dalam jumlah banyak,  sangat besar peluangnya  untuk balik  kecanduan. Dan pada saat inilah  seseorang sejatinya  telah memulai episode ke dua  perjalanan  menuju pada penghancuran total tubuhnya.

Terbukti alkoholic yang telah tobat sambel, mengulangi lagi  perbuatannya,   ia benar-benar takkan punya daya (kekuatan mental)  lag untuk sanggup  melepaskan dirinya dari cengkaraman  alkohol.

Korban Cap Tikus

Tabrakan Maut Di Tol Texas
Tabrakan maut di  jalan raya  banyak terjadi karena supir mabuk miras. Kondisi mabuk yang diakibatkan oleh minuman beralkohol atau obat-obatan memiliki tingkat persentase menyebabkan kecelakaan hingga 30 persen (http://tempointeraktif.com).Menurut Wiargita yang juga dokter anggota trauma center Denpasar ."Di  tahun 2008, sebanyak 225 orang yang masuk IRD, 40 persen atau 120 orang di antaranya kecelakaan akibat alkohol,” (http://nasional.vivanews.com)

Bagaimana  di kota-kota Cap Tikus ?

Kasat PJR Ditlantas Polda Sulut AKBP Azam Himawan,seperti dilansir oleh  Tribun Manado (16 Maret 2010) mengatakan, "Operasi pengukuran kadar alkohol makin intens dilaksanakan karena berdasarkan data yang ada di bidang Penegakkan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Sulut, 70 persen lakalantas disebabkan karena pengendara yang mabuk atau dibawah pengaruh alkohoL".

Sementara itu di Kota Tomohon - Sulut,  angka kecelakaan lalu lintas  tahun 2010 meningkat hampir dua kali lipat.Dari 30 laka di tahun 2009, naik menjadi 57 kejadian pada 2010. Korban meninggal  14  orang, naik 16 orang  di tahun 2010. Penyebab utama ialah  kelalaian pengendara dan pengendara dalam keadaan mabuk minuman keras," (Kasubag Humas Polres Kota Tomohon AKP Laurens Wuisan).

Bukan hanya memambukkan yang menyebabkan seorang mati di jalan raya karena tabrakan. Cap Tikus atau apapun namanya miras itu , merupakan tiket undangan yang mendatangkan bencana berbahaya bagi manusia. Penelitian di AS menyebutkan konsumsi alkohol berlebihan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya sirosis hati  yang sampai saat ini belum bisa disembuhkan selain melalui transplantasi (pencangkokan).

Perut Meradang Akibat
Kerusakan Lever 
Tambahan lagi bahwa tubuh alkoholic   sangatlah rentan  dirusak   oleh vius  radang usus, liver (lihat gambar di sebelah.Perut korban membesar akibat kerusakan liver) . Juga virus  predator yang menyerang otak ,   serta  kanker payudara (tumor ganas yang berasal dari kelenjar payudara). Karena semua oragan tubuh itu telah kehilangan daya pertahannya.

Pohon seho diciptakan Tuhan untuk keselamatan dan kesejahteraan manusia.Misalnya untuk membunuh tikus-tikus yang doyan menjarah padi-padi yang hendak menguning.Atau dijadikan palm sugar  yang laku di pasar-pasar. Kebetulan sekali krisis  minyak tanah masih sering  dirasakan warga sulut.Pohon seho  solusinya karena dapat disulap menjadi ethanol sebagai  bahan bakar alternatif.

So..

Pilih Cap Tikus atau ...?



No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.