Sunday, December 25, 2011

M.A.N.A.D.O...I..??


Oleh; Pettarani
Manado, 14 Juli 2010


Manado…


Kawanua Manado sendiri  sering memplesetkan frase "Manado" menjadi, "manadoi". Mana uang ? Ya,begitulah  ”torang musti banya doe”.Sejatinya kata  “Manado” menunjuk pada nama  ibukota Sulawesi-Utara, SULUT.Kota dengan ukuran sedang ini memuat  hampir 500 ribuan penduduk yang tersebar di 9 kecamatan dari beberapa suku.


Suhu udara  di siang hari terasa panas   ( 29-30 derajat C).Meski panas namun tidak membuat kulit orang-orang asli Minahasa  yang  keputih-putihan   menjadi sawo matang.


Sitou Tumou Tumou Tou


Adalah filosifi hidup  opa dan oma  yang memiliki makna  dalam. Ia berarti “Manusia hidup untuk menghidupi (sesama) manusia”. Tentu filosofi  ini  diharapkan menjadi  pendorong setiap individu Manado agar berupaya  mencari pekerjaan apa saja, yang penting halal, agar ia bisa memberi kepada orang lain.Juga  agar bisa membentuk orang-orang Manado  mudah memberi  pada keluarga, dan bahkan pada teman ataupun sahabat. Apalagi ada anggapan,”torang samua bersaudara”, kita semua adalah saudara.Tetapi...




Tiga Gadis Manado Dengan Rok  Mini


Kalah Nasi Menang Aksi


Entah dari mana asalnya ungkapan yang satu ini;”biar kalah nasi yang penting menang aksi”.Sebab jika ditelursuri  maka akan  ketahuan bahwa  ungkapan ini bukanlah  anak kandung dari filosofi sitou tumou tumou tou. Atau torang samua bersaudara. Namun  kehidupan  harian  orang-orang Manado tampaknya  menjadi representase uangkapan itu.  Dalam hal mengenakan busana misalnya.Terutama kaum wanita,doyan mengenakan pakaian yang menarik perhatian Rok miniatau celana pendek (celana ceper), ang tentunya sedang nge-trend selalu menjadi pilihan. Jika ada 10 remaja puteri Manado berjalan, paling sedikit dua  dari mereka  mengenakan celana panjang. Delapan lainnya memakai celana pendek. 


Tengoklah   mereka di Mantos ( Manado Town Square ) atau di ITC Boulevard,  atau di tempat-tempat perbelanjaan lainnya. Disanaakan  anda  jumpai none-none  berkulit putih  yang dibalut oleh  pakain serba minim .Cantik, putih dan seksi, siapa yang tidak tertarik ?


Sakit-Sakitan


Ekonomi yang sehat harus menyisakan tabungan dari pendapatan yang diperoleh setelah dikurangi konsumsi sebulan . Ekonomi tanpa tabungan adalah bangunan tanpa pondasi.Sangat rapuh! Ini  berarti  hidup haruslah menghemat. Bukankah hemat adalah pangkal kaya . Juga bermakna  pertumbuhan ?


Uangkapan “biar kalah nasi asal menang aksi“,  bepotensi  merubah  ekomi keluarga sehat menjadi  sakit-sakitan. Bukankah harga beras dan lauk pauk lebih murah dari harga sebuah rok jeans ? Pun harga sebotol kesegaran lebih mahal dari harga nike atau bujair ?Tak ada penghematan jika pendapatan harus dipakai untuk konsumsi yang tidak perlu.Selain itu ia  memiliki muatan negatif yang mendorong seorang melakukan apa saja demi peroleh fulus.


Atmosfir Manado memang tak membuat kulit menjadi gelap,  namun gemerlapnya  mampu membuat  orang  bermata gelap.















No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.