Oleh;Pettarani
Makassar, 3 Januari 2011

"Ih, jijik ah..!", teriak Robert ketika matanya melihat dua pasang lalat berenang dalam cangkir kopi susu Poenamnya.Agak kesal , tangan Robert mengakat cangkir lalu membuang kopi susu berbanrol 7000.
Tapi warung Udin mendadak sepi pengunjung hari itu.Sejak pkl.09.00 hingga pkl.13.15, jumlah pengunjung boleh dhitung jari.Tak seperti biasanya, kalau uda pkl.13, stock makanan uda menipis.Tapi hari ini sepi, keluh Udin."Ini gara-gara si laler ijo . Terselip di antara nasi konsumen saat menikmati makan siangnya.Tahu ada laler ijo di piring, kontan si pelanggan ngedumel , "Uh, lalat silan!".Lalu gomel-ngomel, mengundang perhatian pengunjung lain", jelas Udin mengungkap sebabnya.
Adalalat, bisa melarat
"Adalalat ada penyakit" saran dokter puskesmas.Namun bagi Udin, dan mungkin bagi pemilik rumah makan lainnya, uangkapan itu berarti : "Ada lalat bisa melarat". Mungkin inilah yang dimaksud oleh Allah SWT , “Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu...dst" (QS: Al-Hajj: 73).
"Adalalat ada penyakit" saran dokter puskesmas.Namun bagi Udin, dan mungkin bagi pemilik rumah makan lainnya, uangkapan itu berarti : "Ada lalat bisa melarat". Mungkin inilah yang dimaksud oleh Allah SWT , “Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu...dst" (QS: Al-Hajj: 73).
Tak dipungkiri, setiap kali lalat pergi dari suatu tempat , ia selalu meninggalkan 125.000 jenis kuman penyakit. Disentri, typhus, myiasis, bartonellosis dst , bisa kita temukan pada jejaknya. Bahkan virus flu burug (H5NI) pun ia taruh di bekas pijakannya, papar Prof. drh. R. Wasito Msc dari Fakultas kedokteran Hewan, UGM.Maklum lalat adalah serangga yang doyan bergumul dengan sampah busuk nan jorok karena di sanalah tempatnya mengisi perut dengan tenang tanpa gangguan.
Begitulah, ketika ilmu pengetahuan manusia tambah maju, pandangan manusia terhadap lalat pun berubah. Dari sikap membenci dan merendahkan, beralih pada sikap menghargai serangga ini. Memang di tubuh lalat, terutama pada bagian kaki pun bagian sayap nya terdapat virus mematikan. Namun tidak berarti lalat tak punya sesuatu yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.Terbukti pada bagian tubuh lalat yang lainnya ditemukan microorganisma pembunuh virus. Virus anti toxin dimaksud ialah Fitirat (Ambaza Mouski ) dari golongan Antomofterali. Virus ini hidup di dalam sel-sel lalat di bawah tingkat zat minyak dalam perut lalat. Makin lama semakin banyak sehingga membentuk kekuatan yang besar yang mampu membunuh virus beracun dengan sitoplasmanya.Seperti dikatakan oleh Brefild, professor dari Universitas Hll, Jerman, sel-sel sitoplasma yang mengandung virus anti toxin ini terdapat di bagian perut lalat hingga ke bawah.Temuan Brefild ini belakangan terbukti benar.
Dan sejarahpun mencatat bahwa pada 1930 para ahli kesehatan menggunakan vurus dari lalat dalam menyembukan penyakit borok menahun, dan penyakit paru-paru frambosia (frambosia tropica) yang diderita manusia.
Prof. Dr. Abdul Majid Az-zindani, ketua peneliti kajian Al-qur'an dan As- sunnah dari Universitas Al-Iman di Yaman, mengatakan, " Bahwa pada sayap kiri lalat terdapat berbagai macam virus yang mematikan. Namun pada sayap kanan lalat berkumpul ribuan mikroorganisme anti virus.Pendapat ini diperkuat oleh bukti temuan gen refilin ilmuan asal Australia.Refilin adalah gen yang terdapat pada sayap kanan lalat, efektif menyembuhkan penyakit-penyakit yang ada pada syaraf arteri dan syaraf mein.Bagaimana refilin atau microorganisme anti virus pada sayap lalat atau yang terdapat di dalam perut lalat dimanfaatkan bila seekor lalat telah berenang dalam minuman kita ? Microoraganisme anti vurus yang terdapat di dalam perut lalat akan ke luar jika perut lalat pecah oleh suatu tekanan.Ini berati jika seekor lalat masuk dalam air minuman kita, jangan keburu dibuang seperti yang dilakukan oleh rekan kita Robert di atas.lakukan tips ini; tekan lalat itu dengan telunjuk anda hingga ia tenggelam dalam setengah menit.Kemudian ke luarkan lalat tersebut.Pada saat anda menenggelamkan lalat tadi, perutnya yang mengandung microorganisme anti vurus akan keluar menyusul pecahnya perut lalat tadi.Bersamaan itu sayap kanan lalat yang juga mengandung anti vurus (anti toxin) ikut menyebar. Penelitian mengungkap bahwa racun pembunuh lalat yang telah menyebar di minuman dalam gelas dalam beberapa detik mati secaramassal menyusul ke luarnya anti virus dari perut lalat dan dari sayap kanan lalat.
Saran ilmuan abad 20 ini sesungguhnya copi paste saran Rasulullah SAW yang telah dikemukakan 14 abad silam.Perhatikan sabda rasulullah SAW berikut ;"Apabila seekor lalat masuk ke dalam salah satu minuman dari kalian maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buangah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya" ( HR al-buhari,ibnu majah dan ahmad).
Sungguh tidak ada yang sia-sia dari ciptakan-Mu.

No comments:
Post a Comment